UAS SEMESTER GENAP KAMPUS MILENIAL ITBI

NAMA      : BEZARO TAFONAO

KELAS      : MALAM 

JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1


** SISTEM INFORMASI AKUNTANSI **




Soal 1. Jelaskan fungsi fungsi dokumen dan jaringan prosedur yang membentuk sistem akuntansi pembelian dalam perusahaan? 

 Jawab : 


Dokumen yang Digunakan :

Dokumen adalah bukti yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi yang dilakukan oleh perusahaan. Adapun dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pembeliaan adalah:


1. Surat Permintaan Pembelian.

Dokumen ini merupakan formulir yang diisioleh fungsi gudang atau fungsi pemakai barang untuk meminta fungsipembelian melakukan pembelian barang dagangan dengan jenis, jumlah dan mutu seperti yang tersebut dalam surat permintaan pembelian, surat permintaan pembelian ini biasanya dibuat 2 lembar untuk setiap permintaan, 1 lembar untuk fungsi pembelian, dan tembusannya untuk arsip fungsi yang meminta barang.


2. Surat Permintaan Penawaran Harga.

Dokumen ini digunakan untuk meminta penawaran harga bagi barang yang pengadaannya tidak bersifat berulang kali terjadi, yang menyangkut jumlah rupiah pembelian yang besar.


3. Surat Order Pembelian. 

Dokumen ini digunakan untuk memesan barang kepada pemasok yang telah dipilih.


4. Laporan Penerimaan Barang. 

Dokumen ini dibuat oleh fungsi penerimaan untuk menunjukkan bahwa barang yang diterima dari pemasok telah memnuhi jenis, spesifikasi, mutu, dan kuantitas seperti yang tercantum dalam surat order pembelian.


5. Bukti Kas Keluar.

Dokumen ini dibuat oleh fungsi akuntansi yang berdasarkan catatan transaksi pembelian, berfungsi sebagai perintah pengeluaran kas pembayaran utang kepada pemasok.

Semua dokumen dalam transaksi pembelian sangat dibutuhkan sebagai alat yang membantu keandalan dan tingkat ketelitian dalam pencatatan akuntansi serta sebagai bukti terjadinya transaksi pembeliaan.


Prosedur yang Membentuk Sistem Pembelian

Dalam melakukan sistem akuntansi pembelian perlu dilakukan prosedur yang merupakan tahap-tahap proses terjadinya transaksi pembelian. Beberapa prosedur yang membentuk sistem akuntansi pembelian antara lain:


1. Prosedur Permintaan Pembeliaan 

Dalam prosedur ini fungsi gudang mengajukan permintaan pembelian dalam dokumen surat permintaan pembelian kepada fungsi pembelian. Jika barang tidak disimpan digudang atau barang langsung pakai, fungsi yang memakai barang mengajukan permintaan pembelian langsung ke fungsi pembeliandengan mengajukan surat permintaan pembelian.


2. Prosedur Permintaan Penawarn Harga dan Pemilihan Pemasok

Dalam prosedur ini, fungsi pembeliaan mengirim surat permintaan penawaran harga kepada para pemasok untuk memperoleh informasi mengenai harga barang dan berbagai syarat pembelian yang lain, untuk memungkinkan pemilihan pemasok barang yang diperlukan oleh perusahaan. Jadi pemasok akan mengirim daftar penawaran harga barang yang dikehendaki.


3. Prosedur Order Pembelian 

Dalam prosedur ini fungsi pembelian mengirim order pembelian kepada pemasok yang dipilih dan memberitahukan kepada unit-unit organisasi lain dalam perusahaan (misalnya fungsi penerimaan, fungsi yang meminta barang, dan fungsi pencatat utang) mengenai order pembelian yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan.


4. Prosedur Penerimaan Barang 

Dalam fungsi ini fungsi penerimaan melakukan pemeriksaan mengenai jenis, kuantitas, dan mutu barang yang diterima dari pemasok dankemudian membuat laporan penerimaan barang untuk menyatakan penerimaan barang dari pemasok tersebut. Barang yang diterimadiserahkan ke bagian gudang untuk disimpan.


5. Prosedur Pencatatan Utang

Dalam prosedur ini fungsi penerimaan memberikan laporan penerimaan barang ke fungsi akuntansi. Fungsi akuntansi juga menerima faktur dari pemasook untuk dicocokkan dengan laporan penerimaan barang. Setelah itu fungsi akuntansi akan memeriksa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pembelian dan menyelenggarakan pencatatan utang atau mengarsipkan dokumen sumber sebagai catatan utang.

Dari prosedur yang telah diuraikan diatas diketahui bahwa prosedur pembelian tersebut dilakukan oleh fungsi-fungsi yang saling terkait. Hal ini untuk mencegah terjadinya penyimpangan wewenang, tanggung jawab serta menjaga kekayaan perusahaan, keakuratan, keandalan data transaksi.


 


Soal 2. Menurut kamu bagian atau department mana diperusahaan yang paling tepat untuk menentukan kebutuhan sistem informasi akuntansi, jelaskan secara singkat! 

 Jawab : 

Menurut saya, Bagian atau department yang paling tepat untuk menentukan kebutuhan adalah bagian atau department keuangan, karena bagian keuangan bisa menghitung kebutuhan perusahaan yang disesuaikan dengan keuangan perusahan, agar perusahaan tidak mengeluarkan biaya yang percuma.




Soal 3. Jelaskan beberapaa alasan diperlukan nya sistem informasi akuntansi (SIA) diperusahaan! 

 Jawab : 

Alasan diperlukannya sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yaitu: Karena Sistem informasi akuntansi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena sistem ini menyediakan berbagai elemen penting dalam siklus akuntansi. 

Sistem ini mencakup data yang berkaitan dengan pendapatan, pengeluaran, informasi pelanggan, informasi karyawan, dan informasi pajak dari perusahaan Anda. Data

spesifik lain seperti pesanan penjualan dan laporan analisis, permintaan pembelian, faktur,

inventaris, daftar gaji, dan neraca saldo harus masuk ke dalam sistem ini.




Soal 4. Jelaskan unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam sistem akuntansi penggajian atau pengupahan! 

 Jawab :

Unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam sistem akuntansi penggajian atau pengupahan yaitu :


♦Organisasi

1. fungsi pembuatan daftar gaji & upah harus terpisah dari fungsi keuangan

2. fungsi pencatatan waktu hadir harus terpisah dari fungsi operasi


♦Sistem Otorisasi

3. Setiap orang yg nanya tercantum dalam daftar gaji & upah, harus memiliki surat keputusan pengangkatan sebagai karyawan perusahaan yg ditandatangani oleh Direktur Utama

4. Setiap perubahan gaji & upah karyawan karena perubahan pangkat, perubahan tari faji & upah, tambahan keluarga harus didasarkan pada surat keputusan Direktur keuangan.

5. Setiap potongan atas gaji & upah karyawan selain dari pajak penghasilan karyawan harus didasarkan atas surat potongan gaji & upah yg diotorisasi oleh fungsi kepegawaian.

6. Kartu jam hadir harus diotorisasi oleh fungsi pencatat waktu

7. Perintah lembur harus diotorisasai oleh kepala departemen karyawan yg

bersangkutan

8. Daftar gaji & upah harus diotorisasi oleh fungsi personalia

9. Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji & upah harus diotorisasi oleh fungsi akuntansi


♦Prosedur pencatatan

10. Perubahan dalam catatan penghasilan karyawan direkonsiliasi dgn daftar gaji & upah karyawan

11. Tarif upah yg dicantumkan dalam kartu jam kerja diverifikasi ketelitiannya oleh fungsi akuntansi


♦Praktik yg sehat

12. Kartu jam hadir harus dibandingkan dengan kartu jam kerja sebelum kartu yg

terakhir ini dipakai sebagai dasar distribusi biaya tenaga kerja langsung

13. Pemasukan kartu jam hadir ke dalam mesin pencatat waktu harus idawasi oleh

fungsi pencatat waktu

14. Pembuatan daftar gaji & upah harus diverifikasi kebenaran dan ketelitian

perhitungannya oleh fungsi akuntansi sebelum dilakukan pembayaran

15. Penghitungan pajak penghasilan karyawan direkonsiliasi dengan catatan

penghasilan karyawan

16. Catatan penghasilan karyawan disimpan oleh fungsi pembuat daftar gaji & upah.




Soal 5. Jelaskan beberapa keuntungan yang nyata dari sistem informasi akuntansi? 

Jawab : 

Berikut adalah keuntungan yang nyata dari Sistem Informasi Akuntansi.


a) Menyediakan atau menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.

b) Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi produk atau jasa yang dihasilkan.

c) Meningkatkan efisiensi kinerja bisnis, baik itu pada bagian keuangan dan bagian

lainnya.

d) Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan.

e) Meningkatkan sharing knowledge.




Soal 6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan dokumen Transaksi serta jelaskan fungsi dan kegunaannya!? 

Jawab :

Dokumen transaksi atau bukti transaksi atau bisa juga disebut bukti akuntansi adalah dokumen-dokumen dasar transaksi (baik yang dibuat sendiri maupun yang berasal dari pihak luar) yang digunakan sebagai sumber pencatatan atau penyusunan laporan keuangan oleh suatu unit usaha.


Fungsi Bukti transaksi

Dapat mengurangi terjadinya kesalahan dalam menyatakan suatu transaksi; Media yang berisikan informasi atas suatu transaksi; Dapat mengetahui pihak mana yang bertanggung jawab atas transaksi tersebut; Dapat terhindar dari duplikasi pengumpulan data.


Kegunaan dokumen transaksi yaitu: Sebagai arsip dan tanda bukti untuk mendukung pencatatan akuntansi agar akuntansi dapat di percaya.




Soal 7. Jelaskan jaringan prosedur dan unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam sistem akuntansi penerima'an kas? 

Jawab :

Jaringan prosedur dalam akuntansi penerima'an kas yaitu :

Prosedur penerimaan kas yang biasanya dilakukan bisa beragam, seperti penerimaan kas dari langganan, pembuatan voucher penerimaan kas, penyetoran kas ke bank, pencatatan buku kas dan bank (Laporan mutasi kas dan bank), serta stok opname kas harian.


1. Penerimaan kas dari langganan. 

Prosedur penerimaan kas bisa dimulai pada saat pelanggan melakukan penyetoran kas ke kasir, kemudian mengeluarkan invoice (asli) dan invoice lembar ketiga (lembar kasir) untuk dicocokan dengan penerimaan kas. Apabila sudah sesuai, maka invoice asli dan invoice rangkap ketiga tersebut dicap (stempel) lunas dan ditandatangani oleh kasir. Invoice asli beserta dengan dokumen lain kemudian diberikan kepada pelanggan, sedangkan invoice lembar ketiga akan di arsip bersama dengan Voucher Penerimaan Kas.


2. Pembuatan Voucher penerima'an kas. 

Voucher penerimaan kas merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti penerimaan kas yang akan dilampirkan dengan invoice (copy kasir). Kemudian, diarsipkan sesuai dengan nomor urut voucher penerimaan kas. Voucher ini memberikan berbagai informasi. Antara lain: tanggal, jenis voucher penerimaan kas (keci/besar), nomor invoice, nama langganan, jumlah penerimaan kas, tanda-tangan petugas kasir, dan tanda tangan pihak yang memeriksa dan yang menyetujui.


3. Penyerotan kas ke bank. 

Hampir setiap perusahaan akan menyetorkan uang ketika telah menerima uang kas. Penyetoran ke bank dilakukan dengan membuat Slip Setoran Bank beserta dengan uang kas yang disetor ke bank.


4. Pencatatan buku kas dan laporan mutasi kas. 

Dalam prosedur ini, Ada 3 (tiga) tahap pembuatan laporan yaitu, laporan pada saat penerimaan kas, laporan pada saat penyetoran kas ke bank, kemudian penandatanganan persetujuan di buku kas dan bank oleh kasir.

Laporan pada saat penerimaan kas dibuat berdasarkan voucher penerimaan kas. Sedangkan laporan saat penyetoran kas ke bank dibuat dalam 2 bentuk, yaitu saldo kas berkurang dan saldo kas bertambah.


5. Stok opname kas harian.

Prosedur penerimaan kas diakhiri dengan stock opname kas untuk mencocokkan saldo fisik kas dengan saldo menurut laporan buku kas. Stock opname kas harian dilakukan untuk bahan rujukan jika terjadi perbedaan antara saldo buku kas dengan saldo fisik. Stok opname kas juga bisa dilakukan pada waktu tertentu oleh perusahaan untuk proses audit (pemeriksaan) saldo kas.

Prosedur penerimaan kas harus terkontrol dengan baik dan benar supaya kegiatan akuntansi dalam bisnis menjadi lancar. 


Unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam sistem akuntansi penerima'an kas yaitu :

1. Organisasi.

- Fungsi penjualan harus terpisah dari fungsi kas. 

- Fungsi kas harus terpisah dari fungsi akuntansi. 

- Transaksi penjualan tunai harus dilaksanakan oleh fungsi Penjualan, fungsi kas, fungsi pengiriman, dan fungsi akuntansi. 


2. Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan. 

- Penerima'an order dari pembeli diotorisasi oleh fungsi penjualan dengan menggunakan formulir faktur penjualan tunai. 


- Penerima'an kas diotorisasi oleh fungsi kas dengan cara membubuhkan cap"lunas"Pada faktur penjulan tunai dan penempelan pita register kas pada faktur tersebut. 


- Penjualan dengan kartu kredit bank didahului dengan permintaan otorisasi dari bank penerbit kartu kredit. 


-Penyerahan barang diotorisasi oleh fungsi pengiriman dengan cara membubuhkan cap"sudah diserahkan"pada faktur penjualan tunai. 


- Pencatatan kedalam buku jurnal diotorisasi oleh fungsi akuntansi dengan cara memberikan tanda pada faktur penjualan tunai. 


3. Praktik yang sehat .

- Faktur penjualan tunai bernomor Urut tercetak dan pemakaiannya dipertanggung jawabkan oleh fungsi penjualan. 

- Jumlah kas yang diterima dari penjualan tunai disetor seluruhnya ke bank pada hari yang sama dengan transaksi penjualan tunai atau hari kerja berikutnya. 

- Perhitungan saldo kas yang ada ditangan fungsi kas secara periodik dan secara mendadak oleh pemeriksaan intern. 




Soal 8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bukti transaksi dan berikan contoh nya dalam transaksi pengeluaran kas! 

Jawab :


Bukti transaksi merupakan salah satu dokumen asli yang menjadi alat untuk merekam semua transaksi yang terjadi. Dengan adanya bukti transaksi bisa menjadi sebuah bukti yang autentik terjadinya sebuah transaksi.

Bukti transaksi tersebut antara lain yakni faktur, nota, kwitansi dan cek yang menjadi bukti transaksi didalam perusahaan.


Contoh bukti transaksi dalam pengeluaran kas yaitu :

♦Bukti Kas Keluar

Salah satu yang menjadi hal terpenting dalam akuntansi adalah mengharuskan pencatatan setiap hal yang menyangkut keuangan perusahaan dan melakukan analisis bukti transaksi yang sudah pernah dilakukan. 

Biasanya kas keluar digunakan untuk membiayai setiap perlengkapan, peralatan, maupun segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan perkantoran.

Dalam bukti kas keluar ini tentu berisi keterangan sebuah perusahaan, tanggal kejadian, keterangan nama dan jasa yang digunakan, dan dalam kas keluar juga harus tersedia jumlah uang yang dikeluarkan.

Namun agar dokumen bisa dapat dipertanggungjawabkan dibutuhkan tanda tangan dari bagian keuangan seperti pada kasir, manajer keuangan atau pihak yang memiliki otoritas dengan bagian keuangan di sebuah perusahaan.




Soal 9. Sebutkan unsur unsur pengendalian akuntansi terhadap kas yang bersangkutan dengan praktik yang sehat

 Jawab : 


1. Formulir 

Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat/merekam kejadian transaksi. Di dalam formulir terdapat data transaksi yang dapay dijadikan dasar dalam pencatatan.


2. Jurnal

Jurnal merupakan contoh unsur sistem akuntansi yang dilakukan untuk mencatat, mengelompokkan transaksi sejenis, dan meringkas data keuangan lainnya.


3. Buku Besar (General Ledger)

Buku besar terdiri dari kumpulan rekening-rekening yang berfungsi untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal.


4. Buku Pembantu (Subsidiary Ledger)

Salah satu contoh unsur sistem akuntansi adalah Buku Pembantu (Subsidiary Ledger).

Buku pembantu berisi rekening-rekening pembantu dalam merinci data keuangan.

Contohnya seperti mengelompokkan jenis transaksi yang terjadi di suatu perusahaan satu dengan yang lainnya.


5. Laporan

Laporan adalah hasil akhir dari proses akuntansi, berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok produksi, laporan harga pokok penjualan, daftar utang, daftar saldo persediaan.




Soal 10. Dari topik yang kamu pilih di Tm 6, Deskripsikan sistem akuntansi yang kamu pilih, bagaimana sistem dan prosedur yang terkait, dan jelaskan fungsi apa saja yang terkait (flowchart) dan dokumen yang digunakan terkait topik yang kamu pilih. 

Jawab : 


SISTEM AKUNTANSI PIUTANG


Dalam akuntansi piutang, secara periodik dihasilkan peernyataan piutang yang dikirimkan kepada setiap debitur. Pernyataan piutang ini merupakan unsur pengendalian intern yang baik dalam pencatatan piutang, dengan mengirimkan secara periodik pernyataan piutang kepada setiap debitur, catatan piutang perusahaan diuji ketelitiannya dengan menggunakan tangapan yang diterima dari debitur dari pengiriman pernyataan tersebut dan dapat menimbulkan citra yang baik dimatta para debitur mengenai keandalaan pertanggungjawaban keuangan perusahaan.

Untuk mengetahui status piutang dan kemungkinan tertagih dan tidaknya piutang, secara periodik fungsi pencatatan piutang menyajikan informasi umur piutang setiap debitur kepada manajer keungan. Daftar umur piutang ini merupakan laporan yang dihasilkan dari kartu piutang.


Prosedur Pencatatan Piutang

Prosedur pencatatan piutang bertujuan untuk mencatat mutasi piutang perusahaan kepada setiap debitur. Mutasi piutang disebabkan oleh transaksi penjualan kredit, penerimaan kas dari debitur, retur penjualan, dam penghapusan piutang.

Pernyataan piutang adalah formulir piutang yang menyajikan jumlah kewajiban debitur pad atanggal tertentu dan (dalam pernyataan piutang bentuk tertentu) disertai dengan rinciannya. Pernyataan piutang dapat berbentuk berikut ini:


1. Pernyataan Saldo Akhir Bulan, pernyataan ini tidak memberikan informasi apapun kepada debitur untuk dasar rekonsiliasi dengan catatanya, jika saldo yang tercantum dalam pernyataan piutang berbeda dengan saldo yang tercantum dalam catatannya


2. Pernyataan Satuan, pernyataan piutang ini berisi : 

1) saldo kewajiban debitur pada awal bulan, 

2) mutasi debit dan kredit selama sebulan beserta penjelasan rinci setiap transaksi, dan 

3) saldo kewajiban debitur pada akhir bulan. Prosedur pembuatan pernyataan piutang dilakukan sebagai berikut :

a. Pada awal bulan, diambil formulir pernyataan piutang 2 lembar. lembar pertama akan berfungsi sebagai pernyataan piutang, sedangkan lembar kedua akan berfungsi sebagai catatan piutang (pengganti kartu piutang)

b. Saldo piutang kepada debitur pada akhir bulan yang lalu (dari arsip tembusan pernyataan piutang bulan sebelumnya) dicantumkan dalam formulir pernyataan piutang tersebut.

c. Semua transaksi pendebitan dan pengkeditan ke rekening debitur tersebut di catat dalam formulir pernyataan piutang (2 lembar) tersebut.

d. Pada akhir bulan, lembar pertama formulir pernyataan piutang tersebut dipisahkan dari lembar kedua, dan kemudian dikirimkan kepada debitur yang bersangkutan. Lembar pertama formulir tersebut berfungsi sebagai pernyataan piutang. Lembar kedua kemudian disimpan dalam arsip menurut nama debitur, dan berfungsi sebagai catatan piutang (buku pembantu piutang)

e. Pada awal bulan berikutnya, satu set formulir pernyataan piutang yang baru (2 lembar) diambil disisi dengan saldo piutang kepada debitur yang bersangkutan pada akhir bulan yang sebelumnya (diambilkan dari arsip tembusan pernyataan piutang)


3. Pernyataan Saldo Berjalan Dengan Rekening Konvensional (Running Balance Statement With Conventional Account). Perbedaan diantara pernyataan satuan dengan pernyataan saldo berjalan dengan rekening konvensional adalah terletak pada cara posting dan isi catatan piutangnya. Prosedur pembuatan pernyataan piutang saldo berjalan dengan rekening konvensional adalah sebagai berikut :

a. Pada Awal Bulan, diambil formulir pencatatan piutang 1 lembar.

b. Semua transaksi pendebitan dan pengkreditan ke rekening debitur tersebut dicatat dalam formulir pernyataan piutang yang sebagai tembusannya adalah kartu piutang.

c. Pada akhir bulan, pernyataan piutang dikirim kepada debitur yang bersangkutan.

d. Pada awal blan berikutnya diambil formulir pernyataan piutang baru sebanyak 1 lembar dan selama kartu piutang debitur yang bersangkutan belum penuh, pendebitan dan pengkreditan kerekening debitur tersebut kedalam pernyataan piutang yang dipakai dalam bulan sebelumnya sebagai tembusannya. 

Dengan demikian kartu piutang dalam bentuk pernyataan piutang ini dapat berisi informasi sekaligus. Hal ini tidak akan terjadi dalam bentuk pernyataan piutang satuan, yang catat piutangnya hanya berisi mutasi tiap bulannya.


4. Pernyataan Faktur Yang Belum Dillunasi (Open Item Statement). Pernyataan piutang berisi daftar faktur-faktur yang belum dilunasi oleh debiturnya pada tanggal tertentu disertai dengan tanggal faktur danjumlah rupiahnya. Pengunaan bentuk pernyataan piutang ini dimungkinkan jika para pelanggan diharuskan membayar jumlah yang tercantum dalam faktur.


Tugas fungsi akuntansi dalam hubungannya dengan pencatatan piutang adalah : 


1. Menyelenggarakan catatan piutang kepada debitur berupa kartu piutang yang digunakan untuk merinci rekening kontrol piutang dalam buku besar atau arsip faktur terbuka.

 2. Menghasilkan menghasilkan pernyataan piutang secara periodik dan mengirimkannya kepada tiap debitur. 

3. Menyelenggarakan catatan riwayat kredit pada debitur untuk memudahkan penyediaan data guna memutuskan pemberian kredit pada pelanggan serta mengikuti data penagihan.


Dokumen

Dokumen pokok yang digunakan sebagai dasar pencatatan kedalam kartu piutang adalah:

1. Faktur Penjualan, dokumen ini digunakan sebagi dasar pencatatan timbulnya piutang atas dasar transaksi penjualan kredit. Dokumen ini dilampiri dengan surat muat (bill of loading) dan surat order pengiriman sebagai dokumen pendukung untuk mencatat transaksi penjualan kredit.

2. Bukti Kas Masuk, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur.

3. Memo Kredit, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan retur penjualan. Dokumen ini dikeluarkan oleh bagian order penjualan.

4. Bukti Memorial (Journal Voucher), bukti memorial adalah dokumen sumber untuk dasar pencatatan transaksi kedalam jurnal umum. Dokumen inidigunakan sebagai dasar pencatatan penghapusan piutang. Dokumen ini dikeluarkan oleh fungsi kredit yang memberikan otorisasi penghapusan piutang yang sudah tidak dapat ditagih lagi.



Catatan Akuntansi

Catatan akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi yang menyangkut piutang adalah:

1. Jurnal Penjualan, catatan ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi penjualan kredit.

2. Jurnal Retur Penjualan, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi retur penjualan.

3. Jurnal Penerimaan Kas, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi penerimaan kas dari debitur.

4. Kartu Piutang, catatan akuntansi ini digunakan untu mencatat mutasi dan saldo piutang kepada debitur.




SEKIAN DAN TERIMA KASIH......🙏🙏






Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS MANDIRI 5 KAMPUS MILENIAL ITBI

TUGAS MANDIRI 4 KAMPUS MILENIAL ITBI