TUGAS MANDIRI 2 KAMPUS MILENIAL ITBI
NAMA : BEZARO TAFONAO
KELAS : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
* SISTEM INFORMASI AKUNTANSI *
Soal : 1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Pengendalian Intern dan jelaskan tujuan dari system Pengendalian Intern?
Jawab :
Sistem Pengendalian Intern Menurut Para Ahli
Dalam hal ini pengertian sistem pengendalian intern menurut Mulyadi adalah meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian serta keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.
Sedangkan menurut Romney dan Steinbart (2003) pengertian pendenlian intern adalah “internal control is the plan of organizations and the method of business use to safeguard assets, provide accurate and reliable information, promote and improve operational efficiency and encourage adherence to prescribe managerial policies”.
Tujuan Sistem Pengendalian Intern :
1. Menjaga kekayaan organisasi
2. Melaksanakan pemeriksaan ketelitian dan keandalan data akuntansi
3. Memberikan dorongan efisiensi operasional
4. Memberikan dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.
Berdasarkan tujuannyaa, sistem pengendalian intern dibagi menjadi dua macam, yakni:
1. Pengendalian intern akuntansi mencakup struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan utamanya untuk menjaga kekayaan perusahaan dan melakukan pengecekan keandalan data akuntansi.
2. Pengendalian intern administrasi mencakup struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan utamanya sebagai pendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.
Soal : 2. Jelaskanlah Unsur-unsur System Pengendalian Intern?
Jawab :
Unsur-unsur sistem pengendalian intern terdiri dari: ... Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberi perlindungan terhadap unsur unsur laporan keuangan yang terdiri dari Aktiva, Utang, Pendapatan, dan Biaya. Praktik yang sehat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi setiap unit.
Unsur-Unsur Pengendalian Intern :
1. Lingkungan Pengendalian (Control Environment).
2. Penaksiran Risiko.
3. Aktivitas pengendalian.
4. Informasi dan Komunikasi.
5. Pemantauan.
Soal : 3. Jelaskan Fungsi-fungsi yang terkait dalam Akuntansi Penjualan Kredit?
Jawab :
Menurut Mulyadi (2001:204) fungsi yang terkait dalam sistem penjualan kredit adalah:
a)Fungsi Kredit
Fungsi kredit bertanggung jawab atas pemberian kartu kredit kepada pelanggan terpilih.
b)Fungsi Penjualan
Fungsi penjualan bertanggung jawab melayani kebutuhan barang pelanggan.
c)Fungsi Gudang
Fungsi gudang bertanggung jawab menyediakan barang yang diperlukan pelanggan sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan kartu kredit yang diterima dari fungsi penjualan.
d)Fungsi Pengiriman
Fungsi pengiriman bertanggung jawab untuk menyerahkan barang yang kuantitas, mutu, dan spesifikasinya sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan kredit yang diterima dari fungsi penjualan.
e)Fungsi Akuntansi
Fungsi akuntansi bertanggung jawab mencatat transaksi bertambahnya piutang kepada pelanggan ke dalam kartu piutang berdasarkan faktur penjualan kartu kredit yang diterima dari fungsi pengiriman.
f)Fungsi Penagihan
Fungsi penagihan bertanggung jawab untuk membuat surat tagihan secara periodik kepada pemegang kartu kredit. Peneliti memberikan rekomendasi sistem informasi akuntansi penjualan kredit sebagai berikut.
a. Faktur Penjualan Tunai dibuat rangkap lima sehingga bagian yang terkait penjualan kredit mendapatkan dokumen ini.
b. Bagian gudang membuat Kartu Gudang setelah mengeluarkan barang berdasarkan Faktur Penjualan Kredit yang diterima dari bagian penjualan.
c. Bagian administrasi membuat Surat Tagihan setelah barang diserahkan kepada pembeli.
d. Bagian administrasi membuat Kartu Piutang, Kartu Persediaan dan Jurnal Penjualan berdasar Faktur Penjualan Kredit-kredit yang diterima kembali dari pembeli.
Soal : 4. Informasi apa yang diperlukan manajemen dalam Penjualan Kredit?
Jawab :
Informasi yang diperlukan oleh manajemen dari transaksi penjualan dengan kartu kredit adalah:
1. Jumlah pendapatan penjualan menurut jenis produk atau kelompok produk selam jangka waktu tertentu.
2. Jumlah piutang kepada setiap debitur dari transakasi penjualan kredit
3. Jumlah harga pokok produk yang dijual selama jangka waktu tertentu
4. Nama dan alamat pembeli
5. Kuantitas produk yang dijual
6. Nama wiraniaga yang melakukan penjualn
7. Otorisasi pejabat yang berwenang
Soal : 5. Apa saja yang kamu ketahui mengenai Sistem Akuntansi Penjualan Kredit dan buatlah satu.
flowchart yang menjelaskan transaksi penjualan Kredit?
Jawab :
SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT
A. Unit Organisasi yang terkait
Menurut Mulyadi dalam bukunya Sistem Akuntansi, unit organisasi yang terkait dalam sistem akuntansi penjualan kredit yaitu:
1. Fungsi Penjualan
Fungsi ini bertanggung jawab untuk menerima order dari pelanggan, mengedit order dari pelanggan, meminta otorisasi kredit, menentukan tanggal pengiriman barang. Fungsi ini juga bertanggung jawab untuk membuat back order pada saat tidak tersedianya persediaan untuk memenuhi order dari pelanggan.
2. Fungsi Kredit
Fungsi ini bertanggung jawab untuk meneliti status kredit pelanggan dan memberikan otorisasi pemberian kredit kepada pelanggan.
3. Fungsi Gudang
Fungsi ini bertanggung jawab menyimpan dan menyiapkan barang yang dipesan oleh pelanggan serta menyerahkan barang kebagian pengiriman.
4. Fungsi Pengiriman
Fungsi ini bertanggung jawab untuk menyerahkan barang atas dasar surat order pengiriman yang diterima dari fungsi penjualan.
5. Fungsi Penagihan
Fungsi ini bertanggung jawab membuat dan mengirimkan faktur penjualan kepada pelanggan.
6. Fungsi Akuntansi
Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencatat piutang dari transaksi penjualan kredit, membuat serta mengirimkan pernyataan piutang kepada debitur, dan membuat laporan penjualan, serta mencatat harga pokok persediaan yang dijual kedalam kartu persediaan.
B. Dokumen Yang Digunakan Dalam Sistem Penjualan Kredit
Dalam sistem penjualan kredit, dokumen yang digunakan oleh perusahaan biasanya terdiri sebagai berikut :
a. Surat order pengiriman
b. Lembar Disposisi (LD)
c. Surat Pengantar Barang (SPB)
d. Faktur penjualan
e. Surat Penagiha
C. Catatan Akuntansi Yang Digunakan
Adapun catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem akuntansi penjualan kredit,yaitu : Jurnal Penjualan
D. Bagian Yang Terkait Dalam Sistem Penjualan Kredit
1. Kartu Piutang
2. Kartu Gudang
3. Bagian Penjualan
Adapun bagian yang terkait dalam prosedur penjualan kredit adalah sebagai berikut :
E. Uraian Bagan Alur Dokumen Sistem Penjualan Kredit
1. Bagian Produksi
2. Bagian Gudang
3. Bagian Pengiriman
4. Bagian Penagihan
5. Bagian Akuntansi
Bagan alir dokumen dari sistem penjualan kredit akan di uraikan perbagian yang terkait dalam sistem penjualan kredit.
F. Keterangan Bagan alir dokumen dari sistem penjualan kredit
Uraian bagan alir dokumen dari sistem akuntansi penjualan kredit
a. Bagian Order penjualan
1. Menerima order dari pelanggan.
2. Berdasarkan surat order yang diterima dari pelanggan membuat Surat Order Pengiriman dan faktur.
3. Mendistribusikan Surat Order Pengiriman lembar pertama dikirim ke Bagian Gudang, lembar 2, 3, 4, 5 dikirim ke Bagian pengiriman, lembar 6 ke bagian pelanggan, lembar 7 ke bagian kredit, lembar 8, 9 diarsipakan sementara menurut tanggal.
4. Menerima Surat Order pengiriman lembar 7 dan bagian kredit untuk diarsipkan permanan menurut abjad.
5. Menerima Surat Order Pengiriman lembar 1, 2 dari bagian pengiriman pada surat order pengiriman lembar 9.
6. Surat Order Pengiriman lembar 1, 2 dikirim ke bagian Penagihan.
b. Bagian Kredit
1. Berdasarkan Surat Order Pengiriman lembar 7 dari bagian Order Penjualan dilakukan pemeriksaan status kredit.
2. Memberikan otorisasi kredit.
3. Surat Order Pengiriman lembar 7 dikembalikan ke bagian order penjualan.
c. Bagian Gudang
1. Berdasarkan Surat Order Pengiiman lembar 1, dilakukan penyiapan barang.
2. Barang yang telah disiapkan kemudian dilakukan penyerahan barang.
3. Berdasarkan Surat Order Pengiriman lembar 1, maka direkap ke dalam kartu gudang.
4. Bersama dengan barang, Surat Order Pengiriman lembar 1 dikirim ke bagian pengiriman.
d. Bagian Pengiriman
1. Surat Order Pengriman dan barang yang diterima secara bersama dari bagian gudang serta Surat Order Pengiriman lembar 2, 3, 4, 5.
2. Menempel Surat Order Pengiriman lembar 5 pada pembungkus barang sebagai slip pembungkus.
3. Menyerahkan barang kepada perusahaan angkutan.
4. Mengembaliakn Surat Order Pengiriman lembar 1, 2 ke bagian Order Pengiriman dan lembar 3 diserahkan ke perusahaan pengangkutan.
5. Surat Oder Pengiriman lembar 4 diarsipkan secara permanen menurut nomor urut.
e. Bagian Penagihan
1. Menurut faktur berdasarkan Surat Order Pengiriman lembar 1 dan 2 yang diterima dari bagian order Penjualan.
2. Mengirim Faktur lembar 1 ke pelanggan.
3. Mengirim Faktur 2 bersama Surat Order Pengiriman lembar 1 dan 2 ke bagian piutang.
4. Mengirimkan Faktur lembar 3 ke bagian kartu persediaan.
5. Mengirimkan Faktur lembar 4 ke bagian jurnal.
6. Mengirimkan Faktur lembar 5 ke Wiraniaga.
f. Bagian Piutang
1. Faktur yang diterima dari Bagian Penagihan dibuat rekap ke dalam kartu piutang.
2. Faktur dan Surat Order Pengiriman lembar 1 dan surat Muat lembar 2 diarsipkan permanen menurut nomor urut.
g. Bagian Kartu Persediaan
1. Berdasrkan faktur lembar 3, merekap ke kartu persediaan dan faktur tersebut diarsipkan permanen sesuai nomor urut.
2. Berdasarkan kartu persediaan dibuat rekapitulasi harga pokokpenjualan secara periodik.
3. Berdasarkan rekapitulasi harga pokok penjualan membuat bukti memorial.
4. Bukti memorial dan rekapitulasi tersebut dikirim ke bagian jurnal.
h. Bagian Jurnal
1. Rekapitulasi Harga Pokok Penjualan dan Bukti Memorial direkap ke dalam jurnal umum dan diarsipkan menurut nomor urut.
2. Faktur lembar 4 direkap ke dalam jurnal penjualan kemudian diarsipkan.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH..............🙏🙏
Komentar
Posting Komentar