TUGAS MANDIRI 6 KAMPUS MILENIAL ITBI
NAMA : BEZARO TAFONAO
KELAS : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
** SISTEM INFORMASI AKUNTANSI **
Soal dan jawaban :
Soal 1.Cari Dan ringkaslah sebuah jurnal yang membahas mengenai sistem informasi akuntansi!?
Jawab :
⭐JURNAL
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN
DAN PENERIMAAN KAS DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN
( Studi Kasus PT Putra Indo Cahaya Batam)
👉ABSTRAK
Latar belakang penelitian ini adalah fakta yang menunjukkan hal terpenting dalam
kegiatan operasi perusahaan adalah penjualan dan penerimaan kas. Sistem
informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas adalah salah satu sub sistem
dalam informasi akuntansi yang menjelaskan tentang bagaimana prosedur yang benar dalam aktivitas penjualan dan penerimaan kas.
Itu juga ada dalam sistem pengendalian internal yang juga membutuhkan seperangkat sistem kontrol yang
dapat melindungi sistem itu dari penipuan, baik itu manipulasi data atau inventaris.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan sistem
informasi penjualan dan penerimaan kas di PT Putra Indo Cahaya Batam?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dikumpulkan
berupa pernyataan atau deskriptif yang diterima oleh penulis.Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer. Prosedur pengumpulan data adalah
observasi, dokumentasi dan wawancara langsung ke objek penelitian. Kesimpulan
dari penelitian ini adalah penerapan sistem informasi akuntansi dalam penjualan
tunai dan penerimaan kas di PT Putra Indo Cahaya Batam masih kurang baik
terlihat dari adanya fungsi ganda, yaitu fungsi pengiriman yang ganda sebagai
fungsi gudang dan kurangnya data dan kelengkapan dokumen yang digunakan
dalam penjualan tunai dan penerimaan kas.Analisis sistem informasi akuntansi
penjualan tunai dan penerimaan kas dalam pengendalian internal di PT Putra Indo Cahaya Batam masih kurang baik dan lemah karena tidak ada cap yang dilunasi dalam tagihan dari fungsi tunai atau fungsi pengiriman, dan jumlah penerimaan kas
dari penjualan tunai disetorkan ke bank pada hari ketiga bukan pada hari transaksi
terjadi atau hari berikutnya, itu menyebabkan penyalahgunaan dan pengalihan kas.
Kemudian, juga tidak ada pengecekan saldo kas dan cash opname secara berkala
atau tiba-tiba oleh kontrol internal.
👉PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi informasi
sangat dibutuhkan oleh seluruh
perusahaanterutama bagi perusahaan
yang sedang berkembang.Seperti
pada saat sekarang ini semua sektor
memasuki kehidupan masyarakat, tak
dapat kita pungkiri itu semua
merambat keseluruh sektor tanpa
kecuali pada perusahaan.Apalagi
dengan adanya kompetisi global yang
mendorong persaingan ketat diantara
perusahaan, sehingga perusahaan
harus mengelola perusahaannya
dengan baik agar tujuan bisa
tercapai.Perkembangan dunia usaha
yang semakin luas saat ini menuntut
adanya perkembangan sistem
akuntansi baru untuk memenuhi
kebutuhan informasi yang lebih
baik.Kebutuhan informasi ini ditandai
dengan penggunaan komputer dalam
perkembangan teknologi informasi.
Perangkat komputer merupakan salah
satu alat yang digunakan untuk
mengelola data menjadi infomasi
yang diharapkan.Komputer
mengalami perkembangan yang
signifikan pada masa sekarang, mulai
dari teknologi perangkat keras
(hardware) maupun perangkat lunak
(software).Selain itu, perangkat
komputer juga sudah semakin banyak
dimanfaatkan terutama oleh dunia
usaha dalam hal pengelolaan data dan
informasi transaksi
bisnisnya.Perusahaan membutuhkan
keberadaankomputer sebab informasi
yang diperoleh dapat menjadi
pedoman penting ketika perusahaan
akan mengambil keputusan.
Keberadaan perangkat komputer
mendukung adanya implementasi
sistem informasi khususnya dalam
perusahaan/bisnis.
PT Putra Indo Cahaya
merupakan perusahaan di bidang
distributor tas, perusahaan ini telah
berdiri kurang lebih selama hampir 10
tahun. Tas pada umumnya sangat
diminati, beberapa merek produk
terbaik kami yang laris terjual adalah
Guccy, Lenore, Michell Jacob,
Charles and kaith dan tas fashionfashion lainnya yang sangat digemari
dikalangan masyarakat.
👉BATASAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang
telah di uraikan maka penulis hanya
membataskan permasalahan pada dua
variable sistem informasi akuntansi
penjualan dan penerimaan kas dalam
meningkatkan pengendalian intern
perusahaan pada PT Putra Indo
Cahaya Batam.
👉MANFAAT PENELITIAN
Adapun manfaat yang diharapkan
adalah:
1.Hasil penelitian ini diharapkan
dapat memberikan sumbangan bagi
ilmu pengetahuan dan pendidikan
dan diharapkan dapat menjadi
bahan referensi dalam melakukan
penelitian dengan objek atupun
masalah yang sama dimasa yang
akan datang maupun untuk
penelitian lanjutan.
2.Bagi Penulis
Penelitian ini diharapkan
menambah pengetahuan mengenai
sistem informasi akuntansi
penjualan dan penerimaan kas
dalam meningkatkan pengendalian intern pada PT Putra Indo Cahya Batam.
👉HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN
Fungsi-Fungsi yang Terkait dari
Penjualan Tunai yang ada pada PT
Putra Indo Cahaya Batam.
1.Fungsi penjualan, bertugas
menerima order dari pelanggan
dan melakukan pendataan
pesanan yang diminta pelanggan
dan sebagai pengatur penjualan
barang serta membuat laporan
penjualan.
2.Fungsi Gudang, bertugas untuk
menyiapkan barang yang
dipesan oleh pembeli, mencatat
keluar masuknya barang
dagangan dan menyerahkan
barang yang dipesan pelanggan
ke fungsi pengiriman, disini
fungsi pengiriman barang juga
dirangkap oleh bagian fungsi
gudang.
3.Fungsi Akuntansi, bertugas
sebagai pencatat transaksi
penjualan dan membuat laporan
keuangan yang berasal dari
laporan penjualan.
⭐Jaringan prosedur yang
membentuk sistem penjualan ada di
PT Putra Indo Cahaya Batam adalah
1) Prosedur Order Penjualan
Dalam prosedur ini fungsi
penjualan menerima order
dari pembeli, dalam
perusahaan PT Putra Indo
Cahaya Batam fungsi
penjualan yaitu sales. Jadi
yang menerima order dari
pembeli dilakukan oleh sales
dan yang membuat faktur
penjulan tunai yaitu bagian
admin penjualan.
2) Prosedur Pengambilan
Barang.
Dalam prosedur ini fungsi
gudang untuk menyiapkan
barang yang dipesan oleh
pembeli mencatat keluar
masuknya barang dagangan dan
menyerahkan barang yang
dipesan pelanggan ke fungsi
pengiriman.
3) Dalam prosedur ini fungsi
gudang untuk menyiapkan
barang yang dipesan oleh
pembeli mencatat keluar
masuknya barang dagangan
dan menyerahkan barang
yang dipesan pelanggan ke
fungsi pengiriman.
4) Prosedur Pengiriman Barang
Dalam prosedur ini fungsi
pengiriman menyerahkan barang kepada pembeli yang
sudah di siapkan pada bagian
gudang, dan menerima
pembayaran dari pembeli
yang akan diserahkan ke
bagian finance. Dalam
prosedur pengiriman barang
ini dirangkap oleh fungsi
gudang.
5)Prosedur Pencatatan
Penjualan
Dalam prosedur ini fungsi
akuntansi mencatat tansaksi
penjualan tunai kedalam
jurnal penjualan.
⭐Catatan-catatan Akuntansi yang
Digunakan pada PT Putra Indo
Cahaya Batam.
A. Penjualan Tunai
1. Jurnal Penjualan
Digunakan oleh fungsi
kasir yang dipegang oleh
finance untuk mencatat
data penjualan.
2. Kartu Gudang
Digunakan untuk
mencatat berkurangnya
kuantitas produk yang
dijual atau keluar
masuknya barang.
B. Penjualan Kredit
1. Jurnal Penjualan
Catatan akuntansi ini
digunakan untuk mencatat
transaksi penjualan, secara
kredit.
2. Kartu Gudang
Catatan ini sebenarnya
bukan termasuk dalam
penggolongan catatan
akuntansi.Catatan ini
diselenggarakan oleh fungsi
gudang dan hanya berisi
data kuantitas barang yang
disimpan di gudang beserta
mutasinya.
⭐Fungsi-Fungsi yang Terkait
A. Fungsi yang terkait dari
Penerimaan Kas secara Tunai
yang ada pada PT Putra Indo
Cahaya Batam:
1. Fungsi Penjualan,
bertugas menerima order
dari pelanggan kemudian
melakukan pendataan
pesanan yang diminta
pelanggan dan sebagai
pengatur penjualan barang.
2. Fungsi Kasir, yang
dipegang
finance
bertanggung jawab sebagai
penerima kas dari pembeli
dan mencatat transaksi
jurnal penjualan,dan
pembuatan laporan
penjualan.
3. Fungsi Keuangan,
bertanggung jawab sebagai
pemengang keuangan baik
penerimaan dan
pengeluaran kas pada
perusahaan. Fungsi
tersebut dipegang oleh
accounting.
4. Fungsi
Akuntansi,bertanggung
jawab sebagai pencatat
transaksi penerimaan kas
dan membuat laporan
keuangan yang berasal dari
laporan penjualan.
👉KESIMPULAN
Dari hasil penelitian
dan pembahasan analisis sistem
informasi akuntansi penjualan dan
penerimaan kas dalam meningkatkan
pengendalian intern pada PT Putra
Indo Cahaya Batam, maka dapat
diambil kesimpulan sebagai berikut :
Pembagian tanggung jawab
dalam organisasi pada PT Putra Indo
Cahaya Batam masih belum sesuai,
dikarenakan didalam struktur
organisasi dalam penjualan dan
penerimaan kas masih terdapat
perangkapan fungsi,sehingga
membuat pengendalian internal
perusahaan belum sesuai dengan
teori.
Catatan akuntansi yang
digunakan penjualan dan penerimaan
kas belum sesuai, dikarenakan catatan
akuntansi yang digunakan penjualan
tunai kurang terperinci atau kurang
lengkap.Hanya ada 3 yang digunakan
yaitu jurnal penjualan, jurnal
penerimaan kas dan kartu gudang.
Terdapat kurangnya kelengkapan
dokumen yang digunakan penjualan
tunai dan penerimaan kas, yaitu
dokumen penerimaan kas dari
penjualan tunai yang dilakukan yaitu
faktur penjualan, dan bukti setor bank
dan surat jalan yang menggunakan
surat tanda terima barang dalam
bentuk nota jalan.
Praktik yang sehat dalam
pengendalian intern penjualan dan
penerimaan kas masih belum sesuai
dikarenakan jumlah kas yang diterima
dari penjualan tunai disetor
seluruhnya ke bank pada setiap 3 hari,
tidak pada hari yang sama dengan
transaksi penjualan tunai atau hari
kerja berikutnya hal inilah yang akan
menimbulkan penyalahgunaan dan
penyelewengan kas.
Soal 2.Pilihlah salah satu topik sistem informasi akuntansi berikut :
a. Sisten akuntansi penjualan.
b. Sistem akuntansi pembelian.
c. Sistem akuntansi piutang.
d. Sistem akuntansi penerima'an kas.
e. Sistem akuntansi aset tetap.
Lalu deskripsikan sistem akuntansi yang kamu pilih, bagaimana sistem dan prosedur yang terkait, dan jelaskan fungsi apa saja yang terkait (flowchart) dan dokumen yang digunakan terkait topic yang kamu pilih!
Jawab :
👉SISTEM AKUNTANSI PIUTANG
Dalam akuntansi piutang, secara periodik dihasilkan peernyataan piutang yang dikirimkan kepada setiap debitur. Pernyataan piutang ini merupakan unsur pengendalian intern yang baik dalam pencatatan piutang, dengan mengirimkan secara periodik pernyataan piutang kepada setiap debitur, catatan piutang perusahaan diuji ketelitiannya dengan menggunakan tangapan yang diterima dari debitur dari pengiriman pernyataan tersebut dan dapat menimbulkan citra yang baik dimatta para debitur mengenai keandalaan pertanggungjawaban keuangan perusahaan.
Untuk mengetahui status piutang dan kemungkinan tertagih dan tidaknya piutang, secara periodik fungsi pencatatan piutang menyajikan informasi umur piutang setiap debitur kepada manajer keungan. Daftar umur piutang ini merupakan laporan yang dihasilkan dari kartu piutang.
Prosedur Pencatatan Piutang
Prosedur pencatatan piutang bertujuan untuk mencatat mutasi piutang perusahaan kepada setiap debitur. Mutasi piutang disebabkan oleh transaksi penjualan kredit, penerimaan kas dari debitur, retur penjualan, dam penghapusan piutang.
👉Prosedur Pencatatan Piutang
Pernyataan piutang adalah formulir piutang yang menyajikan jumlah kewajiban debitur pad atanggal tertentu dan (dalam pernyataan piutang bentuk tertentu) disertai dengan rinciannya. Pernyataan piutang dapat berbentuk berikut ini:
1. Pernyataan Saldo Akhir Bulan, pernyataan ini tidak memberikan informasi apapun kepada debitur untuk dasar rekonsiliasi dengan catatanya, jika saldo yang tercantum dalam pernyataan piutang berbeda dengan saldo yang tercantum dalam catatannya
2. Pernyataan Satuan, pernyataan piutang ini berisi: (1) saldo kewajiban debitur pada awal bulan, (2) mutasi debit dan kredit selama sebulan beserta penjelasan rinci setiap transaksi, dan (3) saldo kewajiban debitur pada akhir bulan. Prosedur pembuatan pernyataan piutang dilakukan sebagai berikut :
a. Pada awal bulan, diambil formulir pernyataan piutang 2 lembar. lembar pertama akan berfungsi sebagai pernyataan piutang, sedangkan lembar kedua akan berfungsi sebagai catatan piutang (pengganti kartu piutang)
b. Saldo piutang kepada debitur pada akhir bulan yang lalu (dari arsip tembusan pernyataan piutang bulan sebelumnya) dicantumkan dalam formulir pernyataan piutang tersebut.
c. Semua transaksi pendebitan dan pengkeditan ke rekening debitur tersebut di catat dalam formulir pernyataan piutang (2 lembar) tersebut.
d. Pada akhir bulan, lembar pertama formulir pernyataan piutang tersebut dipisahkan dari lembar kedua, dan kemudian dikirimkan kepada debitur yang bersangkutan. Lembar pertama formulir tersebut berfungsi sebagai pernyataan piutang. Lembar kedua kemudian disimpan dalam arsip menurut nama debitur, dan berfungsi sebagai catatan piutang (buku pembantu piutang)
e. Pada awal bulan berikutnya, satu set formulir pernyataan piutang yang baru (2 lembar) diambil disisi dengan saldo piutang kepada debitur yang bersangkutan pada akhir bulan yang sebelumnya (diambilkan dari arsip tembusan pernyataan piutang)
3. Pernyataan Saldo Berjalan Dengan
Rekening Konvensional (Running Balance Statement With Conventional Account).
Perbedaan diantara pernyataan satuan dengan pernyataan saldo berjalan dengan rekening konvensional adalah terletak pada cara posting dan isi catatan piutangnya. Prosedur pembuatan pernyataan piutang saldo berjalan dengan rekening konvensional adalah ebaqgai berikut :
a. Pada Awal Bulan, diambil formulir pencatatan piutang 1 lembar.
b. Semua transaksi pendebitan dan pengkreditan ke rekening debitur tersebut dicatat dalam formulir pernyataan piutang yang sebagai tembusannya adalah kartu piutang.
c. Pada akhir bulan, pernyataan piutang dikirim kepada debitur yang bersangkutan.
d. Pada awal blan berikutnya diambil formulir pernyataan piutang baru sebanyak 1 lembar dan selama kartu piutang debitur yang bersangkutan belum penuh, pendebitan dan pengkreditan kerekening debitur tersebut kedalam pernyataan piutang yang dipakai dalam bulan sebelumnya sebagai tembusannya. Dengan demikian kartu piutang dalam bentuk pernyataan piutang ini dapat berisi informasi sekaligus. Hal ini tidak akan terjadi dalam bentuk pernyataan piutang satuan, yang catat piutangnya hanya berisi mutasi tiap bulannya.
4. Pernyataan Faktur Yang Belum Dillunasi (Open Item Statement).
Pernyataan piutang berisi daftar faktur-faktur yang belum dilunasi oleh debiturnya pada tanggal tertentu disertai dengan tanggal faktur danjumlah rupiahnya. Pengunaan bentuk pernyataan piutang ini dimungkinkan jika para pelanggan diharuskan membayar jumlah yang tercantum dalam faktur.
👉Tugas fungsi akuntansi dalam hubungannya dengan pencatatan piutang adalah :
1. Menyelenggarakan catatan piutang kepada debitur berupa kartu piutang yang digunakan untuk merinci rekening kontrol piutang dalam buku besar atau arsip faktur terbuka.
2. Menghasilkan menghasilkan pernyataan piutang secara periodik dan mengirimkannya kepada tiap debitur.
3. Menyelenggarakan catatan riwayat kredit pada debitur untuk memudahkan penyediaan data guna memutuskan pemberian kredit pada pelanggan serta mengikuti data penagihan.
👉Dokumen
Dokumen pokok yang digunakan sebagai dasar pencatatan kedalam kartu piutang adalah :
1. Faktur Penjualan, dokumen ini digunakan sebagi dasar pencatatan timbulnya piutang atas dasar transaksi penjualan kredit. Dokumen ini dilampiri dengan surat muat (bill of loading) dan surat order pengiriman sebagai dokumen pendukung untuk mencatat transaksi penjualan kredit.
2. Bukti Kas Masuk, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur.
3. Memo Kredit, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan retur penjualan. Dokumen ini dikeluarkan oleh bagian order penjualan.
4. Bukti Memorial (Journal Voucher), bukti memorial adalah dokumen sumber untuk dasar pencatatan transaksi kedalam jurnal umum. Dokumen inidigunakan sebagai dasar pencatatan penghapusan piutang. Dokumen ini dikeluarkan oleh fungsi kredit yang memberikan otorisasi penghapusan piutang yang sudah tidak dapat ditagih lagi.
👉Catatan Akuntansi
Catatan akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi yang menyangkut piutang adalah :
1. Jurnal Penjualan, ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi penjualan kredit.
2. Jurnal Retur Penjualan, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi retur penjualan.
3. Jurnal Penerimaan Kas, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat berkurangnya piutang dari transaksi penerimaan kas dari debitur.
4. Kartu Piutang, catatan akuntansi ini digunakan untu mencatat mutasi dan saldo piutang kepada debitur.
👉Flowchart dari sistem akuntansi piutang
SEKIAN DAN TERIMA KASIH.....🙏😊😊
Komentar
Posting Komentar